Bangkit adalah aku
Tuesday, May 27th, 2008Pengen banget nulis posting puisi “Bangkit” yang dibawakan oleh Dedi Mizwar, tapi sempat beberapa kali tertunda karena gak hapal puisinya, dan gak sempat menyimak dengan seksama puisi tersebut di televisi.
Ternyata eh ternyata, mas Cosa posting puisi “Bangkit” di blognya. Berarti sekarang saya tahu sajak puisi tersebut.
Pertama mendengar puisi yang dibawakan Dedi Mizwar tersebut, sungguh membuatku tersentuh dan kagum. Tersentuh akan semangat ‘kebangkitan’, semangat untuk bangun dan bangkit dari ketidakmampuan dan sikap lemah. Kagum dengan sajak dari puisi tersebut yang dalam dan penuh makna, apalagi yang membawakannya adalah Dedi Mizwar, penuh penjiwaan dan semangat kebangkitan.
Bangkit itu Susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu Takut…
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya
Bangkit itu Malu…
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu Tidak ada…
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Bangkit itu aku…
Aku untuk Indonesia-ku
Oh ya, di blognya Cosa, ia juga menulis puisi “Bangkit” dengan subjek publisher AdSense Indonesia.
Dan berikut adalah sedikit komentar di blognya Cosa tentang arti dari kata “Bangkit”, sbb:
Bangkit itu malu
Malu komen span
Bangkit itu gak malu
Ngak malu untuk terus belajar ngeblog
Bangkit itu ada
Ada ide baru buat ningkatin earning
Selamat berjuang semuanya, selamat berjuang Indonesia ku, bangkit… bangkitlah… ![]()
Popularity: 27% [?]
Subscribe








