Tuesday, November 4th, 2008
Setelah beberapa hari mencoba mencairkan cek Google Adsense, sudah coba beberapa bank diantaranya: Citibank, BCA, Bank Mandiri, dan BRI. Akhirnya pilihan jatuh kepada Bank BRI. Tepatnya hari ini, tanggal 4 November 2008 proses inkaso dimulai. Menurut petugas Bank BRI cek akan cair dalam waktu satu bulan.
Biaya awal pencairan cek di Bank BRI sebesar Rp 15.000,- (biaya pengiriman surat inkaso), kemudian nantinya juga akan ada biaya setelah cek cair. Biaya tersebut langsung dipotong dari cek yang sudah cair tersebut. Saat itu petugas Bank BRI Tasikmalaya mengatakan bahwa mereka tidak tahu berapa biaya pencairan cek tersebut, namun selidik punya selidik, berdasarkan informasi dari beberapa blogger lain yang mencairkan ceknya di Bank BRI, ternyata biaya pencairan cek di Bank BRI sebesar $25.
Berdasarkan informasi dari teman-teman blogger dan informasi yang saya dapat dari Bank bersangkutan, berikut ini adalah sedikit informasi seputar pencairan cek di beberapa Bank di Indonesia:

Bank Niaga. Biaya pencairan cek di Bank Niaga Tasikmalaya sebesar 1/8 % dari nilai cek atau minimal $10. Cek cair dalam jangka waktu sekitar satu bulan. Harus punya rekening Bank Niaga. Sepertinya enak nich nyairin cek Adsense di Bank Niaga.

Bank Mandiri. Biaya pencairan cek di Bank Mandiri Tasikmalaya sebesar $30, wow lumayan gede
. Bahkan di beberapa Bank Mandiri di kota lain biaya pencairan cek bisa mencapai lebih dari $30. Cek cair dalam jangka waktu satu bulan. Harus punya rekening Bank Mandiri.

BCA. Biaya pencairan cek di BCA Tasikmalaya sebesar $10. Cek cair dalam jangka waktu satu bulan. Namun saat saya menyakan ke petugas Bank BCA tentang alamat penerima cek yang tidak sama dengan alamat di KTP, mereka menolak untuk mencairkan cek saya tersebut. Kata mereka alamat di cek dan di KTP harus sama. Harus punya rekening BCA.

Citibank. Mencairkan cek di Citibank adalah cara yang paling gampang untuk mencairkan cek Adsense anda. Tanpa harus memiliki rekening di Citibank kita dapat mencairkan cek Adsense kita. Biaya pencairan cek sebesar $10. Cek cair dalam jangka waktu satu bulan.

Bank BRI. Alasan saya tidak mencairkan cek Adsense saya di Citibank karena kebetulan sekali di Tasik belum ada Citibank. Padahal saya tinggal di Kota Tasikmalaya, tapi kok gak ada Bank Kota (Citibank) ya?!
.
Seperti yang saya sebutkan di atas, biaya awal (pengiriman surat inkaso) pencairan cek di Bank BRI sebesar Rp 15.000,-. Cek cair dalam jangka waktu satu bulan, dan uangnya otomatis di transfer ke rekening BRI kita dengan terlebih dahulu dipotong biaya pencairan cek, mungkin sekitar $25.
Agar pencairan cek lancar
Demi kelancaran pencairan cek Adsense anda, sangat dianjurkan untuk menggunakan alamat yang sama dengan alamat KTP anda. Jangan sampai cek anda ditolak hanya karena alamat di cek dan di KTP tidak sama. Walaupun besar kemungkinan bahwa kita sudah pindah alamat.
Seperti yang saya sebutkan di atas bahwa pencairan cek di BCA terbilang murah, hanya $10. Tapi karena alamat di cek dan alamat di KTP tidak sama, petugas Bank BCA memilih untuk tidak menerima cek saya dan menyarankan untuk mencairkan di Bank lain.
Popularity: 7% [?]
Posted in Adsense, Make Money Online, My Works and Activity | 11 Comments »
Tuesday, September 2nd, 2008
Hari ini mau login ke Commission Junction (CJ) account, dan ternyata eh ternyata… akun ku dinon-aktif-kan. Bingung juga kenapa akun ku bisa sampai dinon-aktif-kan (deactivated). Setelah coba cari informasi dan baca FAQ di website CJ, akhirnya ketemu juga jawabannya. Berikut kutipan dari situs CJ mengenai deactivated account:
To reactivate an account, you will be required to re-read the Commission Junction Publisher Service Agreement. To be eligible for reactivation, you must have been deactivated for dormancy (that is, your account did not have any commissionable transactions for six consecutive months), and the deactivation date must have been within the past six months. There is no limit on the number of times you may reactivate an account.
Dan kelanjutannya begini:
If your account was deactivated for dormancy more than six months ago, you do not have the reactivation option. You will need to create a new account.
Jadi akun ku dinon-aktif-kan karena dalam waktu enam bulan tidak bisa melakukan penjualan, atau tidak adanya sales, dan tentu saja tidak ada komisi.
Padahal udah mulai ancang-ancang beberapa bulan yang lalu untuk serius menekuni affiliate, eh malah begini efeknya. Maklum aja sich, soalnya baru rencana, niat dan ancang-ancang. Jadi belum sempat me-realisasi-kan niat tersebut.
Kalau sudah begini terpaksa dech, buat akun baru CJ. Lumayan repot nich meng-update links dan banners dari para advertisers. 
Popularity: 20% [?]
Posted in Ads Network, Make Money Online, My Works and Activity | 4 Comments »
Sunday, June 22nd, 2008

Abis pindahan benar-benar terjadi perubahan suasana dan sikon yang kurang nyaman. Yah, walaupun kurang nyaman karena tidak ada akses internet – harus ke warnet kalau mau ngenet – tapi aku coba untuk beradaptasi, toh gak semuanya gak nyaman, banyak juga suasana dan sikon yang enak dan nyaman.
Sekarang jadi lebih banyak waktu untuk offline, ngebenerin dan menata folder dan file di hard-disk ku, nulis-nulis artikel, dan juga nyusun dan nulis tugas akhir, dan terakhir ‘planned any plan’.
Ok, berbicara tentang ‘planned any plan’, aku coba untuk menulis my goal seputar tentang bisnis online atau ‘make money online’. Semoga ini bisa menjadi sebuah awal untuk fokus pada apa pun impian dan cita-cita kita. Amien…
It’s my goals
Impian bisa merupakan sebuah utopia dan bersifat idealis. Namun, jangan kita abaikan begitu saja banyak faktor yang bersifat realistik.
Entah impianku ini hanya sebuah utopia atau kah memang realistik?!, but I’ll try it.
- Memiliki minimal satu web atau blog yang dikunjungi minimal 1000 visitor perhari.
- Mengoptimalkan web/blog tersebut untuk bisa dapat duit dari internet minimal $30 perhari atau $900 perbulan.
Untuk sekarang memang jauh dari my goal tersebut, baru sekitar 10% saja.
Make money online become a hobby
Sebenarnya bukan nyari duit lewat internet (make money online) yang menjadi hobi, tapi alat atau sarananya yang menjadi hobi, yaitu lewat website atau blog, dan kemampuan lain seperti web design, online marketer, dll.
Di tengah kesenangan untuk terus belajar tentang internet, website, dan blog, juga memberikan efek bahwa internet sebagai sumber penghasilan dengan mengoptimalkan sumber penghasilan online (online income source): jualan text links, jual banner spaces, menulis review berbayar (paid review), jualan produk (affiliate), dll.
Popularity: 28% [?]
Posted in Make Money Online, Motivation, My Journey, My Works and Activity | 5 Comments »
Saturday, May 24th, 2008
Pasca update Page Rank (PR) kemaren membuat performance satu blogku yang bahasa Inggris mengalami perubahan. Karena kena drop PR dari PR3 menjadi PR0, tentu saja job paid review dari beberapa broker paid review berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali.
Yah begitulah nasib Blogger kalau berkenaan dengan PR, “PR tinggi blogger disayang, PR rendah blogger ditendang”.
Masih dalam proses tentang membuat jaringan blog atau ngurusin banyak domain, untuk sekarang masih sedang memulai; design blog, content blog, build traffic and build link, dan strategi monetisasi.
Beberapa broker paid review
Setelah mengalami kejadian drop PR, job dari Smorty dan Blogsvertise tidak ada sama sekali. Tapi untuk borker ReviewMe, SponsoredReviews dan Payu2blog masih tetap bisa diandalkan.
Untuk teman-teman yang mau ikutan paid review, informasi tersebut mungkin bisa membantu buat pertimbangan submit blog nanti.
Finally
Oh ya, di tengah aktifitas saya tersebut, saya malah tertarik monetisasi lewat afiliasi. Nanti saya akan coba sharing informasi seputar affiliate. Tentu saja aktifitas internet yang lain akan tetap dijalankan. 
Popularity: 25% [?]
Posted in Make Money Online, My Works and Activity | 8 Comments »
Saturday, May 10th, 2008
Cukup was-was juga melihat proses update Page Rank yang dimulai akhir April kemarin. Dan kekhawatiranku benar-benar terjadi; satu blog ku turun Page Rank (PR) lagi dari PR3 menjadi PR0.
Teman-teman Webmaster dan Blogger pasti sudah paham betul tentang masalah ini (update dan turun naik PR). Untuk kasus blog ku yang turun PR, teman-teman juga pasti sudah bisa menebak, apa gerangan yang membuat blog tersebut turun PR. Yaitu terkait dengan “Paid Review” dan “Selling Links“.
Beberapa faktor dan antisipasi
It’s my own experience. Saya sudah mengalami dua kali turun PR dari PR3 menjadi PR0, yaitu update PR sebelumnya dan update PR yang sekarang. Mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran buat saya khususnya dan teman-teman juga.
Berikut ini adalah beberapa hal yang membuat sebuah web/blog turun PR:
- Paid review. Tulisan yang idenya tidak atau kurang orisinil dari si pemilik blog. Artinya kita menulis berdasarkan keinginan Advertisers dengan imbalan sekian dolar ($5 - $1000) per-artikelnya.
- Selling Links. Menjual space web/blog kita untuk disisipkan link-link situs para pengiklan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan turun PR, kita bisa melakukan beberapa langkah-langkah untuk meminimalkan resiko penurunan Page Rank, yaitu sebagai berikut:
- Jangan terlalu banyak postingan paid review. Jika postingan/artikel paid review cukup banyak, tanpa diselingi dengan postingan orisinil dari si pemilik blog, tentu saja Google akan sangat mudah mendeteksi hal tersebut. Sebaiknya selingi artikel paid review dan artikel orisinil pemilik blog dengan rasio 2:1 atau 1:1 (2 untuk paid review dan 1 untuk postingan orisinil, atau 1 untuk paid review dan 1 untuk postingan orisinil).
- Jangan biarkan postingan paid review bertahan lama (lebih dari 48 jam) di ‘latest post’ blog anda atau postingan teratas blog anda.
- Jangan menjual teks link di home page web/blog anda. Kalau mau jualan teks link sebaiknya di sub page saja. Atau jika ingin lebih aman, jangan jualan teks link di web/blog anda, baik di home page maupun sub page.
Untuk kasus menjual teks link di home page (apalagi kalau banyak), ini merupakan hal yang sangat disarankan jangan dilakukan, sangat beresiko terjadi penurunan PR.
Ada yang mau menambahkan?!. Silahkan beri komentar
Perencanaan
Cukup sedih memang mengalami kejadian turun PR. But it’s OK, don’t be sad. Don’t worry be happy
. Page Rank bukan segalanya dan satu-satunya faktor dan tolak ukur untuk melihat kepopuleran dan monetizing web/blog.
Mumpung baru update PR, mulai saja dari sekarang untuk persiapan update PR selanjutnya (3 bulan dari sekarang). Untuk perencanaan beternak blog, ada beberapa hal bisa kita lakukan, diantaranya:
- Membangun web/blog baru. Update PR selanjutnya masih lama (3 bulan lagi), dengan waktu segitu, kita memiliki banyak waktu untuk membangun statistik sebuah blog. Untuk meningkatkan PR, blog ini sendiri mendapat PR3 kurang dari 3 bulan, tepatnya dengan usia domain 2 bulan 1 minggu 3 hari bisa mendapatkan PR3.
- Mengajukan PK (peninjauan kembali) ke Google. Mengirim email ke pihak Google agar blog kita ditinjau ulang agar bisa naik PR, dengan syarat blog kita tidak melanggar TOS Google (terkait dengan paid review dan selling links). Terutama masalah selling links di home page, sebelum mengajukan PK sebaiknya bersihkan dulu blog anda dari link-link berbayar.
- Beli saja domain ber-PR yang dropped atau expires. Banyak kok forum dan blog yang menjual domain-domain ber-PR dengan harga murah, diantaranya: adsense-sby.com, thedomain.tv, forums.digitalpoint.com, namepros.com, tdnam.com, dopedomains.com, freshdrop.net. Bahkan anda juga bisa nyari domain ber-PR di Ebay.
Kemungkinan saya akan melakukan salah satu dari 3 alternatif tersebut di atas, atau mungkin ketiga-tiganya
.
Popularity: 28% [?]
Posted in Blogging, Make Money Online, Management, My Works and Activity | 10 Comments »
Sunday, April 27th, 2008

Misalkan kita dapat duit (penghasilan) dari bisnis kita, atau gaji kita naik, tentu kita akan senang. Itu adalah manusiawi, ketika kita mendapat rezeki lebih dengan cara gaji kita naik atau penjualan bisnis kita meningkat, dll tentu kita akan sangat senang.
Dengan rezeki lebih tersebut kita bisa melakukan banyak hal, artinya apa yang bisa kita lakukan dan rencanakan semakin bertambah banyak, dan ini adalah merupakan sebuah prestise.
Bisnis online: Selling links dan paid reviews
Namun berbeda dengan beberapa jenis bisnis online. Terutama yang saya rasakan adalah jenis bisnis online ’selling links’ dan ‘paid reviews’. Ada perasaan was-was ketika orderan job paid reviews banyak atau ketika kita berhasil menjual banyak link di blog atau website kita. Ini adalah sebuah progress dan peningkatan yang baik bagi dua jenis “make money online” tersebut.
Namun dua jenis bisnis online tersebut juga memberikan efek dan konsekuensi yang tidak bagus bagi sebuah blog/web. Teman-teman mungkin sudah paham betul akan dampak dan konsekuensi dari bisnis selling links dan paid reviews, yaitu: kemungkinan turun Page Rank (PR) sangat besar. Inilah yang terjadi pada salah satu blogku yang turun PR dari PR3 menjadi PR0 karena jualan link.
Page Rank merupakan sebuah parameter yang sangat berharga bagi para blogger webmaster, di samping beberapa parameter lain seperti: Alexa rank, Technorati Rank, Google backlinks, Yahoo backlinks, dan lain-lain.
Jaringan web sendiri
Sebuah rencana untuk mengatasi masalah resiko penurunan PR, saya berniat dan merencanakan beli beberapa domain baru dan domain yang sudah memiliki statistik. Kemudian saya bangun agar statistiknya stabil.
Setidaknya dengan banyak domain (web/blog) bisa saling backing dan membangun link satu sama lain. Atau jika salah satu blog turun PR saya masih punya banyak blog yang memiliki statistik yang bagus.
Tetapi ngurusin banyak domain itu tidak gampang, apalagi saya baru pertama kali mencoba melakukan ini. Butuh waktu dan tenaga ekstra, harus lebih meng-optimal-kan dan me-maksimal-kan waktu, tenaga dan potensi. Butuh manajemen diri yang baik, profesional dan proporsional untuk mengerjakan itu semua. :tired:
Popularity: 30% [?]
Posted in Blogging, Make Money Online, Management, Motivation, My Journey, My Works and Activity | 9 Comments »
Monday, April 14th, 2008

Continue to my previous post about English learning, here I will share my English learning progress.
I said before “forces my self”. In condition you can write in English or not, but one thing very important is you should force your self by writing in English. Whatever your current capability, you can write or not, but if you want to write you must write.
No need to waiting for all requirements, facilities and tools to make you can write in English. Just do writing right now with your current condition and capability.
I usually think about all requirements and facilities to make me expert in English writing such as friend or teacher, a lot of books, cassettes and videos, computer with complete software about English writing, and much more.
But, I haven’t all of those facilities. And I don’t know when I will have all of those facilities. May be I can reach them in two years or even I will haven’t any chance to own those facilities. So I will never try, I will never writing in English. Finally I always can not writing in English.
So I decide to write and write, whatever my condition and capability. With my bad English writing skill, I try to collect any necessary tools to make my English writing better.
I buy a dictionary and English Grammar book. Then I force my self to write in English. And my English learning progress is: before now, I can not write in English without Transtool software. But now, I can write without Transtool.
Good luck! 
Popularity: 13% [?]
Posted in Motivation, My Works and Activity | 3 Comments »
Friday, November 30th, 2007
Kira-kira apa kayak begini ya, kalo sistem data base sudah mengatur kehidupan manusia. Rekaman Percakapan telepon pemesanan Pizza tahun 2020 dengan seorang konsumen.
# Operator: Terima kasih anda telah menghubungi Pizza Hot, Apakah yang bisa saya….
# Konsumen : Heloo, saya mau pesan pizza.
# Operator: Boleh minta nomor kartu KTP anda pak?
# Konsumen : Tunggu, ini nih: 6102049998-45- 54610.
# Operator: Ok pak Bejo, anda tinggal di jalan hangtuah no. 16, nomor telepon rumah anda 02177726378,
kantor anda 021665872673 Hp anda 081127894022, anda menelpon dari mana?
# Konsumen : Dari rumah, eh dari mana kamu tahu semua no telp saya?
# Operator: Oh, kami terhubung ke database pusat pak.
# Konsumen : Apakah saya bisa memesan Seafood Pizza?
# Operator: Itu bukan ide yang bagus pak.
# Konsumen : Kenapa?
# Operator: Dari medical record bapak, bapak memiliki tekanan darah tinggi dan kolestrol yang sudah berlebihan.
# Konsumen : Jadi kamu merekomendasikan apa?
# Operator: Mungkin bapak bisa memesan Low Fat Hokkien Mee Pizza.
# Konsumen : Dari mana kamu tahu kalo saya bakal suka itu?
# Operator: Hmmm minggu lalu bapak baru meminjam buku yang berjudul “Popular Hokkien Dishes” dari perpustakaan nasional.
# Konsumen : Ok terserah lah, sekalian saya pesan paket keluarga, berapa semuanya ?
# Operator: Tapi paket keluarga kami tidak akan cukup untuk anak anda yang berjumlah 7 orang pak, total keseluruhan adalah Rp. 190.000.
# Konsumen : Bisa saya bayar dengan Kartu Kredit?
# Operator: Sepertinya bapak harus membayar Cash, kartu kredit anda telah over limit, dan anda punya utang di bank sebesar Rp. 5.350.000 sejak bulan Agustus lalu, itu belum termasuk denda untuk tunggakan kontrak rumah anda dan kendaraan bermotor.
# Konsumen : Ooh ya sudah, nanti saya ke ATM aja untuk narik duit sebelum orang mu datang nganter Pizza.
# Operator: Mungkin nggak bisa juga pak, record anda menunjukkan bahwa batas anda menarik uang di ATM telah tercapai.
# Konsumen : Busyet…. udah lah anterin aja pizzanya kesini, saya akan bayar cash disini, berapa lama Pizza diantar?
# Operator: Sekitar 45 menit pak, tapi kalo bapak tdk bisa menunggu, bapak bisa mengambilnya sendiri dengan motor bebek bapak yang sudah butut.
# Konsumen : APA ????
# Operator: Menurut catatan kami, anda memiliki motor bebek tahun 2000 dengan no pol B3344CD betul kan pak?
# Konsumen : Sialan luh, bangsat, kagak sopan banget seh buka-buka record gue, blom pernah ngerasain ditonjok ya!!
# Operator: Hati-hati dengan ucapan bapak, apakah bapak ingat 15 Mei 2010 anda pernah di penjara 3 bulan karena mengucapkan kata kotor kepada seorang polisi??
# Konsumen : (Diamm, bingung, pusing 700 keliling, …!!!)
# Operator: Ada yang lain pak?
# Konsumen : Tidak ada, eh tapi kalo pesan paket keluarga kan ada gratis coca cola 3 cup kan ?
# Operator: Betul pak, tapi menurut catatan kami anda juga mengidap DIABETES, jadi kami tidak mau mengambil resiko pak…..
# Konsumen : Siallaaannnnn. … BATALIN AJA SEMUA ………… …. !
# Operator: Terima kasih atas teleponnya pak, untuk kompalain, saran dan kritik anda bisa mengisi form online pada situs kami, username dan passwordnya tercetak pada bagian bawah kotak pizza yang anda pesan ……. terima kasih anda telah mengubungi Pizza Hot….
:floorlaughing:
Seandainya “Sistem Informasi Masyarakat Mandiri” benar-benar telah ter-aplikasi dengan baik dan menyeluruh, kemungkinan besar hal tersebut di atas bisa terjadi. Namun, semua itu perlu proses dan perjuangan panjang tentunya. Semua pihak ikut terkait dalam membangun Sistem Kependudukan yang komplek tersebut.
Pemerintah dengan berbagai instansi-nya (kependudukan, teknologi, informasi, swadaya masyarakat, dll), Oposan pemerintah atau partai politik, dan masyarakat. Ketiga unsur tersebut harus mendukung cita-cita “Sistem Informasi Masyarakat Mandiri”.
Kedepannya, diharapkan akan terwujud masyarakat mandiri dan cerdas. Di samping itu, kontrol dari pihak atas (pemerintah) akan semakin mudah dan terpantau dengan adanya masyarakat yang mandiri dan cerdas tersebut.
Dari percakapan tersebut di atas hal yang tampak jelas adalah sebuah ke-transparan-an. Terbayang sedikit oleh saya, bagaimana jika sebuah ke-transparan-an ada di dalam pemerintah dan masyarakat. Masyarakat Indonesia tidak akan lagi bisa berbuat bohong, suap/sogok dan curang. Kalaupun bisa, ruang untuk berbuat curang tersebut semakin dipersempit.
Selamat berjuang Tim Simmandiri. Semoga cita-cita mu bisa tercapai. Sukses selalu!!!. Amien… 
Popularity: 23% [?]
Posted in Humor, Motivation, My Works and Activity | No Comments »