Abis pindahan benar-benar terjadi perubahan suasana dan sikon yang kurang nyaman. Yah, walaupun kurang nyaman karena tidak ada akses internet – harus ke warnet kalau mau ngenet – tapi aku coba untuk beradaptasi, toh gak semuanya gak nyaman, banyak juga suasana dan sikon yang enak dan nyaman.
Sekarang jadi lebih banyak waktu untuk offline, ngebenerin dan menata folder dan file di hard-disk ku, nulis-nulis artikel, dan juga nyusun dan nulis tugas akhir, dan terakhir ‘planned any plan’.
Ok, berbicara tentang ‘planned any plan’, aku coba untuk menulis my goal seputar tentang bisnis online atau ‘make money online’. Semoga ini bisa menjadi sebuah awal untuk fokus pada apa pun impian dan cita-cita kita. Amien…
It’s my goals
Impian bisa merupakan sebuah utopia dan bersifat idealis. Namun, jangan kita abaikan begitu saja banyak faktor yang bersifat realistik.
Entah impianku ini hanya sebuah utopia atau kah memang realistik?!, but I’ll try it.
Memiliki minimal satu web atau blog yang dikunjungi minimal 1000 visitor perhari.
Mengoptimalkan web/blog tersebut untuk bisa dapat duit dari internet minimal $30 perhari atau $900 perbulan.
Untuk sekarang memang jauh dari my goal tersebut, baru sekitar 10% saja.
Make money online become a hobby
Sebenarnya bukan nyari duit lewat internet (make money online) yang menjadi hobi, tapi alat atau sarananya yang menjadi hobi, yaitu lewat website atau blog, dan kemampuan lain seperti web design, online marketer, dll.
Di tengah kesenangan untuk terus belajar tentang internet, website, dan blog, juga memberikan efek bahwa internet sebagai sumber penghasilan dengan mengoptimalkan sumber penghasilan online (online income source): jualan text links, jual banner spaces, menulis review berbayar (paid review), jualan produk (affiliate), dll.
Pengen banget nulis posting puisi “Bangkit” yang dibawakan oleh Dedi Mizwar, tapi sempat beberapa kali tertunda karena gak hapal puisinya, dan gak sempat menyimak dengan seksama puisi tersebut di televisi.
Ternyata eh ternyata, mas Cosa posting puisi “Bangkit” di blognya. Berarti sekarang saya tahu sajak puisi tersebut.
Pertama mendengar puisi yang dibawakan Dedi Mizwar tersebut, sungguh membuatku tersentuh dan kagum. Tersentuh akan semangat ‘kebangkitan’, semangat untuk bangun dan bangkit dari ketidakmampuan dan sikap lemah. Kagum dengan sajak dari puisi tersebut yang dalam dan penuh makna, apalagi yang membawakannya adalah Dedi Mizwar, penuh penjiwaan dan semangat kebangkitan.
Bangkit itu Susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang
Bangkit itu Takut…
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya
Bangkit itu Malu…
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu Tidak ada…
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa
Bangkit itu aku…
Aku untuk Indonesia-ku
Oh ya, di blognya Cosa, ia juga menulis puisi “Bangkit” dengan subjek publisher AdSense Indonesia.
Dan berikut adalah sedikit komentar di blognya Cosa tentang arti dari kata “Bangkit”, sbb:
Bangkit itu malu
Malu komen span
Bangkit itu gak malu
Ngak malu untuk terus belajar ngeblog
Bangkit itu ada
Ada ide baru buat ningkatin earning
Selamat berjuang semuanya, selamat berjuang Indonesia ku, bangkit… bangkitlah…
Dengan judul asli dari buku “Law of Attraction” adalah “Instrumen-instrumen lain yang membantu anda merelakan keinginan anda menjelma nyata”. Berikut ini adalah sarana-sarana yang dapat membantu anda untuk merelakan keinginan anda menjelma nyata:
1. Rayakan setiap ada bukti-bukti terwujudnya hasrat anda
Kurangi dan buang semua keraguan di hati anda dengan cara mencari dan menemukan bukti-bukti bahwa keinginan anda itu dapat atau telah terwujud.
2. Catatlah setiap kali ada bukti kebenaran hukum ketertarikan
Anda akan semakin yakin dengan cara mencatat bukti-bukti kebenaran hukum ketertarikan.
3. Tunjukkan penghargaan dan rasa terima kasih
Penghargaan dan rasa syukur dapat membantu anda mengirimkan lebih banyak getaran positif yang dahsyat. Bersyukurlah pada hal-hal kecil sekalipun.
4. Gunakan ungkapan “Saya sedang dalam proses…”
Anda bukan tidak berhasil, tapi anda belum berhasil dan sedang dalam proses menuju keberhasilan anda.
5. Gunakan ungkapan “Saya sudah memutuskan…”
Setiap keputusan akan menciptakan sebuah emosi positif yang kuat. Ini adalah cara yang hebat untuk mengalihkan fokus pikiran ke arah yang positif dan optimis.
6. Gunakan ungkapan “Banyak hal bisa terjadi…”
Ada ungkapan: “Banyak jalan menuju Roma”, begitu pula dengan cara menuju ke keberhasilan anda: “Banyak jalan menuju keberhasilan”. Anda akan mendapatkan rezeki, nikmat dan keberhasilan dengan banyak cara dan dengan jalan yang tidak disangka-sangka.
7. Mintalah informasi
Temukan segala informasi yang akan membantu anda mewujudkan impian anda. Anda ingin menjadi penulis yang handal dan terkenal, tentu saja anda harus mendapatkan informasi tentang cara menulis yang baik dan benar. Artinya anda harus belajar dan terus belajar.
8. Sediakan sebuah kotak penampung hasrat
Sediakan kota penampung hasrat, terserah kotak tersebut terbuat dari kayu, besi, kertas atau apapun. Simpan semua data yang berhubungan dengan hasrat anda, seperti: guntingan iklan atau artikel, brosur, kartu-kartu mitra usaha anda, dan lain-lain.
9. Ciptakan sebuah ruang hampa
Ruang hampa adalah sebuah tempat kosong yang selalu menunggu untuk diisi. Anda ingin meningkatkan jumlah klien anda. Dengan menyediakan sebuah ruang kosong khusus untuk file klien baru pada rak dokumen anda, dengan menempelkan “klien berikutnya” pada map-map kosong di rak tersebut, anda telah melakukan dua hal sekaligus – menunjukkan maksud tujuan anda untuk mendapatkan klien-klien baru, sekaligus menciptakan ruang kosong untuk segera diisi.
Sehingga pandangan anda dalam menghadapi klien-klien baru dari: “Saya menunggu klien-klien baru” atau “Klien saya hanya sedikit” menjadi “Saya punya ruang yang cukup lapang untuk klien-klien baru”. Lebih menyenangkan dan lebih optimis bukan?!.
10. Biarkan Hukum Gaya Tarik menemukan jawabannya
Jangan berpikir tentang hasil dari usaha anda untuk mewujudkan cita-cita anda. Tak usah repot dan risau akan hal tersebut, karena Hukum Ketertarikan yang akan mendatangkan hasinya bagi anda.
Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan apa yang dicita-citakan. Setelah kita berusaha, serahkan semuanya pada Tuhan, tawakkal pada Allah SWT.
Penutup
Merelakan keinginan anda menjelma nyata berarti anda ikhlas akan terwujudnya keinginan anda. Ini berarti anda telah siap menerima terwujudnya keinginan anda.
Dalam filsafat, untuk meng-eksperi-kan atau menyatakan akan sebuah kekuatan di atas kekuatan mana pun di dunia atau disebut juga Tuhan, yaitu dengan memberikan definisi dan pengertian akan sebuah dzat yang berada dibalik semua kebenaran.
Aristoteles menyebutkan Tuhan dengan “Sang Penggerak yang tak tergerakkan” atau “The Unmoved Mover”. Dalam rumusan “Law of Attraction” yang dimaksud dengan Tuhan adalah Hukum Ketertarikan itu sendiri.
Misalkan kita dapat duit (penghasilan) dari bisnis kita, atau gaji kita naik, tentu kita akan senang. Itu adalah manusiawi, ketika kita mendapat rezeki lebih dengan cara gaji kita naik atau penjualan bisnis kita meningkat, dll tentu kita akan sangat senang.
Dengan rezeki lebih tersebut kita bisa melakukan banyak hal, artinya apa yang bisa kita lakukan dan rencanakan semakin bertambah banyak, dan ini adalah merupakan sebuah prestise.
Bisnis online: Selling links dan paid reviews
Namun berbeda dengan beberapa jenis bisnis online. Terutama yang saya rasakan adalah jenis bisnis online ’selling links’ dan ‘paid reviews’. Ada perasaan was-was ketika orderan job paid reviews banyak atau ketika kita berhasil menjual banyak link di blog atau website kita. Ini adalah sebuah progress dan peningkatan yang baik bagi dua jenis “make money online” tersebut.
Namun dua jenis bisnis online tersebut juga memberikan efek dan konsekuensi yang tidak bagus bagi sebuah blog/web. Teman-teman mungkin sudah paham betul akan dampak dan konsekuensi dari bisnis selling links dan paid reviews, yaitu: kemungkinan turun Page Rank (PR) sangat besar. Inilah yang terjadi pada salah satu blogku yang turun PR dari PR3 menjadi PR0 karena jualan link.
Page Rank merupakan sebuah parameter yang sangat berharga bagi para blogger webmaster, di samping beberapa parameter lain seperti: Alexa rank, Technorati Rank, Google backlinks, Yahoo backlinks, dan lain-lain.
Jaringan web sendiri
Sebuah rencana untuk mengatasi masalah resiko penurunan PR, saya berniat dan merencanakan beli beberapa domain baru dan domain yang sudah memiliki statistik. Kemudian saya bangun agar statistiknya stabil.
Setidaknya dengan banyak domain (web/blog) bisa saling backing dan membangun link satu sama lain. Atau jika salah satu blog turun PR saya masih punya banyak blog yang memiliki statistik yang bagus.
Tetapi ngurusin banyak domain itu tidak gampang, apalagi saya baru pertama kali mencoba melakukan ini. Butuh waktu dan tenaga ekstra, harus lebih meng-optimal-kan dan me-maksimal-kan waktu, tenaga dan potensi. Butuh manajemen diri yang baik, profesional dan proporsional untuk mengerjakan itu semua. :tired:
Telat sehari posting tentang Hari Kartini. Tapi gak apa-apa, mumpung masih hangat .
Tiap tanggal 21 April bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Sebuah wujud penghargaan dan penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita.
Beliau memperjuangkan hak-hak perempuan sehingga tidak diremehkan dan tidak dipandang dengan sebelah mata. Perempuan bukan hanya konco wingking atau tukang masak, tapi perempuan bisa berkarya, bisa sekolah dan berpendidikan tinggi, dan bisa melakukan banyak hal, yang tidak kalah hebat dengan kaum lelaki.
Begitu besar jasa beliau. Maka atas nama Negara, pemerintahan Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964 yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini tanggal 21 April sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.
Kaum perempuan tentu memiliki kesan tersendiri yang khas dalam memperingati Hari Kartini. Kaum perempuan lebih percaya diri dan diperjuangkan hak-haknya di negeri ini.
Pada artikel sebelumnya yang berjudul “My English learning so far” adalah merupakan sebuah motivasi, khususnya motivasi dan support buat diriku sendiri. Sebuah keinginan dan usaha untuk bisa menggunakan dan memanfaatkan media berbahasa Inggris.
Diawali dengan reading dan writing, setidaknya ini merupakan langkah awal untuk bisa melangkah lebih jauh; listening dan speaking. Walaupun memang tingkat kesulitan antara reading writing dan listening speaking sangat berbeda.
‘Karena’ sebagai sebuah penghambat
Diawali dengan keinginan, kemudian dilanjutkan dengan usaha. Dengan tanpa banyak melihat dan menyalahkan berbagai macam kekurangan pada diri kita. Dengan fasilitas dan alat seadanya kita berusaha untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita kita.
Saya mencontohkan dengan beberapa fasilitas dan alat dalam menunjang suksesnya belajar menulis bahasa Inggris, seperti teman atau guru, buku dan kamus, kaset dan video, software English learning, dan lain-lain. Tanpa semua fasilitas tersebut, kita bisa melakukan usaha dan mewujudkan keinginan kita. Saya pribadi mengusahakan dengan: membeli kamus dan buku English Grammar, dan usaha, yaitu menulis dan membaca teks bahasa Inggris.
Dalam buku “Law of Attraction”, disebutkan beberapa ‘keyakinan penghambat’ yang biasanya muncul setelah anda mengucapkan kata “karena”. Berikut ini beberapa contohnya:
Saya ingin menjadi penulis buku tapi saya tak bisa, karena saya bukan lulusan perguruan tinggi
Saya ingin berwiraswasta tetapi tak bisa karena saya sudah terlalu tua
Saya ingin bertubuh ramping tapi itu sulit, karena semua anggota keluarga saya memang gemuk
Saya ingin punya pasangan ideal, tapi itu tak mungkin, karena saya terlalu tua, gembrot, pemalu, dsb, dsb…
Nah, dalam kasus belajar menulis bahasa Inggris, dengan fasilitas seadanya terbukti bahwa ada sebuah progress atau peningkatan. Seperti yang mas Jimmy bilang “Just write! and your writing ability will increase from time to time”. Jadi saya berusaha untuk mengurangi dan menghilangkan ‘karena’ yang menjadi penghambat dan membuat ragu.
Walaupun memang terasa masih cukup sulit dan berat dalam menulis bahasa Inggris, cukup sering saya minta tolong ke salah satu temanku buat nulis, apalagi kalau lagi banyak order paid review. Padahal udah berdua dengan teman, tapi tetap saja ada beberapa job yang tidak bisa diselesaikan.
I said before “forces my self”. In condition you can write in English or not, but one thing very important is you should force your self by writing in English. Whatever your current capability, you can write or not, but if you want to write you must write.
No need to waiting for all requirements, facilities and tools to make you can write in English. Just do writing right now with your current condition and capability.
I usually think about all requirements and facilities to make me expert in English writing such as friend or teacher, a lot of books, cassettes and videos, computer with complete software about English writing, and much more.
But, I haven’t all of those facilities. And I don’t know when I will have all of those facilities. May be I can reach them in two years or even I will haven’t any chance to own those facilities. So I will never try, I will never writing in English. Finally I always can not writing in English.
So I decide to write and write, whatever my condition and capability. With my bad English writing skill, I try to collect any necessary tools to make my English writing better.
I buy a dictionary and English Grammar book. Then I force my self to write in English. And my English learning progress is: before now, I can not write in English without Transtool software. But now, I can write without Transtool.
Selang waktu artikel ini dan artikel sebelumnya adalah jeda yang lumayan panjang bagi postingan sebuah blog. Memang ada beberapa kesibukan “dalam negeri” yang membuat saya tidak posting artikel selama 5 hari. Disamping itu, semangat buat posting lagi nurun nich, padahal ide tulisan insyaAllah selalu ada tiap hari.
Berbagi ilmu itu berat dan sekaligus merupakan sebuah beban. Apalagi jika kita mau terbuka dalam berbagi, tulisan mengalir dengan gaya kita sendiri, apa adanya, sehingga semakin mempersempit atau lebih mendekatkan jarak antara kita dan para pembaca kita. Kita semakin akrab dan serasa dekat dengan para pembaca / pengunjung.
Tentang berbagi dan memberi, adalah suatu usaha, semangat dan kesadaran untuk bisa saling membantu. Dan itu adalah di luar dari pertimbangan apakah suara kita akan diterima dan dimengerti oleh orang lain. Yang cukup sering terjadi dan sering saya dengar adalah: “Duch, ide artikel saya udah ada yang nulis, gak jadi ah nulisnya”, “Artikel ini kayaknya kurang berguna, kapan-kapan aja ah posting nya”, dan lain-lain.
Jadi sebenarnya jangan pernah berfikir bahwa apa yg anda mampu lakukan atau apa yg anda ketahui “pasti orang lain” juga bisa !
Jika seperti itu, kesempatan anda untuk lebih sering dan lebih banyak memberi dan berbagi semakin kecil.
Tema atau kalimat yang sama namun keluar dari orang yang berbeda dan suasana yang berbeda maka hasilnya juga berbeda. Setiap orang punya ciri sendiri dan dapat memberi efek (manfaat) yang khas sesuai dengan orang tersebut. Baik itu tulisan maupun lisan.
Sebuah film Indonesia yang diangkat dari Novel best seller karangan Habiburrahman El Shirazi yang berjudul “Ayat Ayat Cinta” memang ditunggu-tunggu banyak orang. Dan di penghujung Februari apa yang ditunggu-tunggu tersebut datang juga.
Btw, nyambung gak ya antara Fahri - AAC dan Jet Lee – Bintang film laga Mandarin yang terkenal itu?! . Dari sudut pandang karakter dan kepribadian, menurut saya keduanya memiliki banyak kesamaan, Fahri AAC dan peran Jet Lee di hampir semua film yang dibintanginya.
Kepribadian yang tangguh
Dari sisi karakter menurut saya kedua tokoh karakter tersebut memiliki persamaan, yaitu pada keteguhan memegang prinsip, idealisme, dan pemahaman tentang kebenaran yang dipegang teguh.
Sebuah pribadi unik, disiplin dan tangguh, yang amat jarang kita temukan di jaman sekarang. Rasa kagum muncul dengan sendirinya, bagaimana kedua tokoh karakter tersebut menghadapi masalah dan menyelesaikan masalah. Bagaimana sebuah sikap tepuji dan memiliki landasan kuat dalam menghadapi godaan-godaan hidup.
Sebuah prinsip yang kita pegang teguh ibarat cahaya penerang dalam setiap langkah kita mengarungi hidup ini. Dan cahaya penerang di sini adalah lampu terang, atau saya sebut saja senter penerang, jadi bukan lilin yang akan redup, labil dan bahkan bisa padam jika tertiup angin.
Again, kita menyambut tahun baru. Napak tilas sedikit Sirah Nabawiyah; tahun Hijriyah dimulai ketika Rasul dan para sahabat hijrah/pindah dari Mekkah ke Madinah.
Sebuah suri tauladan perjuangan dan semangat tentunya. Makna dan hikmahnya moga kita bisa melakukan hijrah, menjadi manusia yang lebih baik dengan penuh semangat. Amien…
Menjelang awal tahun baru, hampir semua orang membuat dan merencanakan resolusi, obsesi atau keinginan masa depannya. Beberapa keinginan dan obsesi tahun lalu mungkin tidak dapat terwujud semuanya.
Bersyukurlah jika anda adalah orang yang bisa mewujudkan dan melaksanakan semua keinginan dan impian anda, anda adalah orang yang dipercaya untuk memegang amanah (amanah = tercapainya keinginan anda). Dan teruslah berjuang bagi anda yang belum bisa mewujudkan keinginan-keinginan anda, masih ada hari esok yang akan menyambut anda dengan penuh harapan.
Tahun baru, semangat baru, obsesi baru dan resolusi. Biasanya semangat tahun baru dapat memberikan motivasi yang cukup kuat untuk dapat menggapai impian-impian. Nah, ambil hikmahnya dan ambil nilai positifnya. Semoga keinginan kita tercapai. Amien…
Personally, di tahun 2007 cukup banyak pelajaran dan pengalaman yang aku alami. Dan yang jelas, pelajaran dan pengalaman tersebut sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Zac Johnson menulis artikel dengan judul “Top New Year’s Resolutions“. Keinginan dan impian yang menjadi prioritas, dan keinginan tersebut hampir dimiliki semua orang, yaitu : 1) lose weight, 2) stop smoking, dan 3) make more money.
Tiga keinginan tersebut sangat mewakili gaya/pola hidup seseorang. Jika terwujud, maka insyaAllah hidup menjadi lebih baik dan lebih memiliki arah dan tujuan. Tapi tentunya masing-masing anda memiliki keinginan-keinginan sendiri yang lebih spesifik, yang lebih mengena dengan diri anda.
Inilah resolusiku, keinginan, impian dan rencana di tahun 2008 :
Pertama. Menyelesaikan kuliah
Yang ini amat serius dan urgen. Karena memang udah terlalu lama kuliah. Maka beres kuliah adalah harus, tidak boleh tidak.
——————————
Kedua. Berhenti Merokok
Cukup berat emang kalau udah kecanduan. Tapi dengan dukungan keluarga, saudara, teman dan sahabat terdekat, mudah-mudahan keinginan untuk berhenti merokok bisa terwujud. Ditambah dengan keinginan dan niat yang kuat dari diri sendiri tentunya. :applause:
——————————
Ketiga. Perencanaan rencana dan program kerja yang lebih matang dan terstruktur
Selama ini bekerja dengan rencana dan program kerja yang lumayan amburadul. Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, mau gak mau keinginan ini harus diwujudkan dalam waktu dekat.
——————————
Keempat. Menikah
Duhai wanita yang lebih mulia dan lebih cantik dari bidadari, terimalah aku apa adanya. “Tuhan krimkanlah aku kekasih yang baik hati, yang mencintai aku apa adanya“. :love:
——————————
Kelima. Make More Money
Seiring dengan terwujudnya pola hidup dan pola kerja yang lebih baik, maka insyaAllah uang akan datang dengan lebih cepat dan lebih banyak. :money:
——————————
Oh ya, “lose weight” gak termasuk ya?!. Karena emang saya orangnya udah kurus. Malahan pengennya “growing weight“, tapi yang ini mah nggak harus sich.
Tau khan 22 Desember itu hari apa?!. Yups, “Hari Ibu”. Atau mungkin ada yang gak tau, its ok, sekarang jadi tau khan.
Semoga kita sadar, dan kesadaran semakin dalam akan betapa besarnya kasih sayang ibu. Kasih sayang dan jasa yang tak mungkin dibalas dengan apa pun.
Ia (Ibu) mengandungmu selama 9 bulan, berjaga malam karena menjagamu, air mata yang menetes karenamu, Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu, menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu, dan mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu.
Ibu, kau ajari aku kasing sayang yang tulus
Ibu, kau ajari aku tentang keikhlasan
Kebaikanmu adalah curahan segenap jiwa dan raga
Tak terhitung sudah, berapa kali aku mengatakan “ah” dan “tidak”
Tak terhitung, berapa kali aku mengabaikan kata-kata mu
Ibu ibu… maafkan anakmu ini
Mulai sekarang ku akan berbakti padamu
So, doakan anakmu ini untuk bisa berbakti padamu ibu. Jangan ditanya atau diminta yang ginian mah. Setiap nafas seorang ibu adalah doa kebaikan buat anaknya.
Lirik lagu Ibu by Iwan Fals:
Ibu
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…
Ibu
Ibu
Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do’a-do’a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…
Ibu
Ibu
Mungkin anda pernah dengar (di koran, majalah atau radio) bahwa orang yang bekerja di bidang IT (Information Technology) rentan terhadap stress. Bahkan dalam urusan rumah tangga, juga rawan untuk bercerai.
Faktor utama mengapa mereka lebih gampang stress adalah karena: (1) Pekerjaan yang tentu saja amat menguras otak (2) Jarang berinteraksi dengan orang-orang (lebih sering berinteraksi dengan monitor, mouse dan keyboard).
So, berikut ini adalah beberapa tips untuk bisa lebih rileks, santai dan tenang. Sehingga pekerjaan IT insyaAllah tidak akan membuat kepribadian dan emosional tegang.
kalo otak lagi mumet/mandeg, lakukan break dengan melihat pamandangan alam; sawah, pohon, gunung, dll (lihat dengan jarak pandang jauh).
Usahakan untuk memiliki binatang piaraan (kalo gak hobi memelihara binatang piaraan gimana ya?! ). Binatang piaraan bisa mengurangi stress dan membuat suasana hati menjadi ceria.
Sering-sering aja break, dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan; nonton tv, ngobrol dan bercanda, main dengan binatang piaraan, dll.
Buat program kerja yang rapi dan teratur. Sehingga di saat melakukan pekerjaan tidak seperti berhadapan dengan pekerjaan yang segunung. Ada prioritas dan urutan pekerjaan apa saja yang akan dikerjakan.
Kalau mau, buat jadwal kegiatan (time schedule). Diharapkan pekerjaan akan beres dengan rapi dan anda tidak merasa seolah-olah waktu tidak cukup untuk menyelesaikan pekerjaan anda.
Tambah frekuensi interaksi anda dengan orang-orang.
Ibadah dan kontemplasi.
Mudah-mudahan tips ini bisa membantu. Any suggestion are welcome…!