Semakin tidak harmonis saja hubungan antara Roy Suryo dan para Blogger Indonesia, setelah sebelumnya ia mengatakan bahwa Blogger adalah tukang tipu. Lihat di sini: Roy Suryo Mulai Nge-blog? ‘Blogger Tukang Tipu!’.
Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu.
Menurut Roy blog tidak bisa dipercaya 100 persen. Roy menyarankan lebih baik jangan mempercayai blog karena saat ini banyak sekali orang yang membuat blog dengan menggunakan nama-nama palsu. Hal ini menunjukkan kredibilitas blog sulit dipercaya.
Begitu dangkal pemahamannya tentang dunia blogging dan blog. Mungkin hal tersebut adalah sedikit efek samping dari tugas dan pekerjaannya; sering melototin gambar-gambar porno.
Kemudian pernyataan RS seputar UU ITE (Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang hari selasa (25/3/2008) telah disetujui untuk diundangkan oleh DPR. Lihat di sini: Roy Suryo: Harus Didukung Semua Pihak.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa meski telah memiliki undang-undang, yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan ada perlawanan dari para ‘blogger’ dan ‘hacker’ yang biasanya akan mengganggu sistem pemblokiran tersebut.
Saya yakin para blogger dan hacker pasti akan melakukan serangan terhadap sistem itu. Tetapi, kemungkinan ancaman tersebut bukan berarti melemahkan niat pemerintah.
Hacker sangat berbeda dengan Blogger. Seorang Hacker harus menguasai beberapa bahkan banyak bahasa programming dan logika programming. Sedangkan Blogger cukup dengan menguasai internet dan atau sedikit pengetahuan CSS dan HTML, selanjutnya seorang Blogger adalah menuangkan ide lewat tulisan-tulisan di blognya. ![]()
Popularity: 17% [?]











Related Articles :
Subscribe










10 Responses to “Roy Suryo: Blogger adalah tukang tipu dan sekarang Blogger disandingkan dengan Hacker”
By Ecko on Mar 28, 2008 | Reply
Ah, dia kan cuma pengamat, ya bisanya cuma mengamat-amati alias gak tahu keadaan yg sesungguhnya. Yang paling tahu siapa lagi kalo bukan para praktisi alias blogger itu sendiri. Iya kan?
By jimmy on Mar 28, 2008 | Reply
gak tau kenapa rs yang satu ini koq anti banget sama blogger ya.. kerjanya cari musuh terus, padahal dia juga gak hebat2 amat, yang hebat kayanya cuma mulutnya aja.. mendingan sama rs yang laen aja deh.. rapidshare
By Yoyon Sugiono on Mar 29, 2008 | Reply
Sudah-sudah, biarkan anjing menggongong kafilah tetap berlalu… :dont:
By rama on Mar 30, 2008 | Reply
kayaknya banyak blogger yang protes ya.. saya juga kemarin posting tentang problem ini.. dan dimana-mana para blogger sudah banyak yang protes!!
@yoyon sugiono : SETUJU!!
By Adi Sucipto on Mar 30, 2008 | Reply
Pengamat-pengamat…, mbok yo ojo ngono-ngono amat. Disandingkan itu bukan berarti sama loh. Boleh jadi, maksudnya adalah sama-sama ahlinya gitu; cuma dengan kapasitas keilmuan yang berbeda. Kedua punya misi bagi-bagi, cuma beda tujuannya.
By tanahsirah on Mar 30, 2008 | Reply
Saya juga bingun dengar celotehan RS, masaka seorang menyandang gelar “Pakar Telematika” tidak bisa membedakan apa itu blogger, hacker atau yang sesungguhnya cracker? :tongue:
By Kadek Bali on Mar 30, 2008 | Reply
Wah…ini ndak bener kalo begini caranya, jangan pukul rata begitu donk! Tokoh public kok ndak mikir dulu sebelum ngomong.
By Zee on Mar 30, 2008 | Reply
klo menurutku, dia ga sepenuhnya salah. emg bener, ada juga blogger yg tdk bertanggungjawab. cuma ya seharusnya tdk dipukul rata.