Blog monetizing pasca update Page Rank
Cukup was-was juga melihat proses update Page Rank yang dimulai akhir April kemarin. Dan kekhawatiranku benar-benar terjadi; satu blog ku turun Page Rank (PR) lagi dari PR3 menjadi PR0.
Teman-teman Webmaster dan Blogger pasti sudah paham betul tentang masalah ini (update dan turun naik PR). Untuk kasus blog ku yang turun PR, teman-teman juga pasti sudah bisa menebak, apa gerangan yang membuat blog tersebut turun PR. Yaitu terkait dengan “Paid Review” dan “Selling Links“.
Beberapa faktor dan antisipasi
It’s my own experience. Saya sudah mengalami dua kali turun PR dari PR3 menjadi PR0, yaitu update PR sebelumnya dan update PR yang sekarang. Mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran buat saya khususnya dan teman-teman juga.
Berikut ini adalah beberapa hal yang membuat sebuah web/blog turun PR:
- Paid review. Tulisan yang idenya tidak atau kurang orisinil dari si pemilik blog. Artinya kita menulis berdasarkan keinginan Advertisers dengan imbalan sekian dolar ($5 – $1000) per-artikelnya.
- Selling Links. Menjual space web/blog kita untuk disisipkan link-link situs para pengiklan.
Untuk mengantisipasi kemungkinan turun PR, kita bisa melakukan beberapa langkah-langkah untuk meminimalkan resiko penurunan Page Rank, yaitu sebagai berikut:
- Jangan terlalu banyak postingan paid review. Jika postingan/artikel paid review cukup banyak, tanpa diselingi dengan postingan orisinil dari si pemilik blog, tentu saja Google akan sangat mudah mendeteksi hal tersebut. Sebaiknya selingi artikel paid review dan artikel orisinil pemilik blog dengan rasio 2:1 atau 1:1 (2 untuk paid review dan 1 untuk postingan orisinil, atau 1 untuk paid review dan 1 untuk postingan orisinil).
- Jangan biarkan postingan paid review bertahan lama (lebih dari 48 jam) di ‘latest post’ blog anda atau postingan teratas blog anda.
- Jangan menjual teks link di home page web/blog anda. Kalau mau jualan teks link sebaiknya di sub page saja. Atau jika ingin lebih aman, jangan jualan teks link di web/blog anda, baik di home page maupun sub page.
Untuk kasus menjual teks link di home page (apalagi kalau banyak), ini merupakan hal yang sangat disarankan jangan dilakukan, sangat beresiko terjadi penurunan PR.
Ada yang mau menambahkan?!. Silahkan beri komentar
Perencanaan
Cukup sedih memang mengalami kejadian turun PR. But it’s OK, don’t be sad. Don’t worry be happy
. Page Rank bukan segalanya dan satu-satunya faktor dan tolak ukur untuk melihat kepopuleran dan monetizing web/blog.
Mumpung baru update PR, mulai saja dari sekarang untuk persiapan update PR selanjutnya (3 bulan dari sekarang). Untuk perencanaan beternak blog, ada beberapa hal bisa kita lakukan, diantaranya:
- Membangun web/blog baru. Update PR selanjutnya masih lama (3 bulan lagi), dengan waktu segitu, kita memiliki banyak waktu untuk membangun statistik sebuah blog. Untuk meningkatkan PR, blog ini sendiri mendapat PR3 kurang dari 3 bulan, tepatnya dengan usia domain 2 bulan 1 minggu 3 hari bisa mendapatkan PR3.
- Mengajukan PK (peninjauan kembali) ke Google. Mengirim email ke pihak Google agar blog kita ditinjau ulang agar bisa naik PR, dengan syarat blog kita tidak melanggar TOS Google (terkait dengan paid review dan selling links). Terutama masalah selling links di home page, sebelum mengajukan PK sebaiknya bersihkan dulu blog anda dari link-link berbayar.
- Beli saja domain ber-PR yang dropped atau expires. Banyak kok forum dan blog yang menjual domain-domain ber-PR dengan harga murah, diantaranya: adsense-sby.com, thedomain.tv, forums.digitalpoint.com, namepros.com, tdnam.com, dopedomains.com, freshdrop.net. Bahkan anda juga bisa nyari domain ber-PR di Ebay.
Kemungkinan saya akan melakukan salah satu dari 3 alternatif tersebut di atas, atau mungkin ketiga-tiganya
.
|
|
Anda dapat berlangganan artikel blog ini melalui RSS feed. Anda dapat pula berlangganan melalui email, silahkan isikan alamat email Anda untuk mendapatkan artikel-artikel terbaru dari Tantan-Hilyatana.net secara gratis ke email Anda.
Berlangganan melalui Email
Terima kasih atas kunjungan Anda!

















































kalo rasio 2:1 itu pasti aman gak ya? mungkin lebih aman kalo dibalik 1 paid review 2 postingan orisinil mas?
@jimmy
.
semakin kecil rasio tulisan paid review tentu akan semakin baik dan aman.
berdasarkan pengalaman sy pribadi, rasio 2:1 masih aman, terlepas dari intensitas Google terhadap blog kita. kalau Google melototin blog kita dgn dua mata, tentu saja rasio 2:1 sangat tidak aman
klo saya malah bingung tuh
gak ikut2an paid review juga ikut turun. tapi selidik punya selidik pengaruh backlink kayaknya cukup kuat. saya cek backlink blog saya menurun, dari sebelumnya. jadi ada ukuran. backlink diatas 400 bisa dapet pr4. diatas 1000 bisa dapet pr5. Coba aja cek salah satu blog anda dg yg lain, terus bandingkan. mungkin nanti juga bakal aku ulas soal ini berikut trik ngakalinnya.
wah makasih banyak tips nya….Sukses buat ternak domainnya
waduh materinya kelas tinggi nih, gak nyambung
. btw makasih infonya pak. dan salam kenal sekalian
@tipis
, tapi kelas SMU dan ke atas
.
Salam kenal kembali
gak materi kelas tinggi kok
thx tipsnya, btw isa jelasin apa maksudnya “dipelototin gugel pake 2 mata?” masi binun nih, trims
tips nya bermanfaat sekali.. saya akan cam kan ini baik baik…
nice tips .. kl mo ngajuin pk ke google gmn mas ya? trus kl disetujui kira2 langsung di update pr-nya ato tetep nunggu update-an berikutnya?
tapa
i
Soal pengajuan PK ke google itu gmn ya bos??
@che_3z
Ada di google webmaster. kemudian pilih reconsideration.
saya juga lagi mencoba untuk ngajuin PK nih bos, tapi ngga tau bisa sukses apa ngga.
Tukang Nggame’s last blog post..Pendapat Bokap Soal Caleg Artis
salam kenal
penjelasan kalo backlink meningkat, tidak main review dan jualan link tapi pagerank menurun apa bos?
blogger senayan’s last blog post..Taktik Jitu Mendongkrak Alexa Traffic Rank
hem..nice infonya mas.ikutan ah
kadals´s last blog ..Indonesia Kembali menangis. sebuah peringatan
memang kreativitas karya sendiri mahal harganya. mari lebih giat menulis ketimbang copy.
daku dan dia´s last blog ..Kaki Kuda